Lanjut ke konten

Lima Perampok Gasak Pasutri

24 November 2011

Setelah Bunuh Korban, Larikan

Motor dan Uang Rp14 Juta

 

KAWANAN perampok bersenjata tajam (sajam) berhasil melancarkan aksi sadis dengan melukai pasangan suami istri (Pasutri), Ansori alias Heri (45) dan Anis Rokiah (40), warga Jalan A Yani, Lrg Batu Bekatak, Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.

Kejadian ini menyebabkan korban Ansori tewas dengan tubuh penuh dengan luka bacokan dan pukulan benda keras. Korban tewas dalam perjalanan menuju RSUD Ibnu Sutowo Baturaja OKU lantaran diduga karena telah kehabisan darah. Sementara itu, korban Anis mengalami luka pada pergelangan tangan dan dada.

Pelaku diperkirakan berjumlah lima orang dan melakukan aksinya ketika pasutri ini sedang melintasi Desa Lubai Persada, Trans Barito, Kecamatan Rambang Lubai, Kabupaten Muaraenim, Senin (22/11) sekitar pukul 13.00 WIB.

Dengan mengendarai motor Yamaha Jupiter X yang baru dua bulan dibeli, pasutri ini bermaksud hendak kembali pulang ke kediamannya. Pasutri ini baru saja selesai melakukan transaksi jual beli tanah. Ketika melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba para pelaku menghadang kedua korban dan tanpa banyak bicara meminta korban menyerahkan barang berharga miliknya.

Korban Ansori tidak langsung menyerahkan apa yang diminta para pelaku. Dengan sekuat tenaga korban berusaha memberikan perlawanan. Karena jumlah pelaku cukup banyak, korban pun tak mampu memberikan perlawanan sehingga dirinya pun terkena bacokan dan sabetan pisau. Dengan kondisi tubuh penuh luka bacok, korban akhirnya terjatuh dan bersimbah darah. Melihat suaminya terluka sang istri berusaha membantu, namun dirinya pun terkena sabetan pisau hingga terluka pada bagian pergelangan tangan dan dada.

Setelah berhasil melumpuhkan kedua korban, dengan mudah para pelaku melarikan motor Yamaha Jupiter X serta uang tunai senilai Rp14 juta dan satu luka handpone Nokia milik korban. ‘’Kami baru saja selesai membuat surat jual beli tanah  ke rumah kades dan bermaksud hendak pulang. Di tengah perjalanan kami dihadang lima perampok bersenjata tajam. Salah satu perampok meminta uang yang kami bawa dan membawa kabur dengan motor,” tutur korban Anis.

Menurut Anis, setelah kejadian mereka berdua mendapat pertolongan dari pengendara mobil yang langsung melarikan keduanya ke RSUD Ibnu Sutowo. Karena kehabisan darah, korban pun akhirnya merenggang nyawa.

Lebih lanjut Anis menjelaskan, lahan karet miliknya seluas satu hektare dibeli oleh Daniel warga setempat. Tanah tersebut dijual Rp13 juta. “Memang tanah itu sempat sengketa, lantaran pernah dibeli Daniel dari orang lain. Padahal sertifikatnya masih ada dengan kami dan kemarin itu Daniel transaksi dengan kami,” ujarnya.

Anis mengaku belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian karena masih shock dengan kejadian itu. Namun, aparat Polsek Lubai Muaraenim sudah mendatangi rumah korban di Baturaja untuk meminta keterangan perihal kejadian tersebut.

“Kita berharap korban segera melaporkan kejadian itu kepada polisi agar kita bisa menindaklanjutinya,” ujar seorang aparat Polsek Lubai di rumah korban.(*)

Penulis: Syamsul Fikri (085273231111)

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: