Lanjut ke konten

15 Desember Proyek Harus Selesai

24 November 2011

PU Ancam Kontrak Dicabut

DINASPekerjaan Umum (PU) Kabupaten OKU Selatan mengancam akan

Ir Sudirman MM, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) OKU Selatan.

mencabut perjanjian kontrak kerja terhadap kontraktor pengerjaan jalan antara Desa Jagaraga, Kecamatan Buana Pemaca yang tembus ke Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Selatan, jika pengerjaannya tidak rampung hingga 15 Desember mendatang.

‘’Kita tetap mengacu pada penjanjian yang telah disepakati pada 15 Desember 2011 pengerjaan sudah harus selesai,’’ tegas Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ir A Sudirman MM, kepada wartawan belum lama ini.

Dijelaskan Sudirman, dalam kontrak kerja yang disepakati proyek yang menelan dana sebesar Rp35 milyar tersebut masih sebatas pengerasan jalan. Proyek yang dikerjakan oleh CV Cahaya Gunung Mas mulai melaksanakan pekerjaannya sejak April lalu. Kondisi lahan yang akan dijadikan jalan tidak semuanya datar, akan tetapi banyak terdapat perbukitan sehingga pihak kontraktor harus melakukan pengerukan yang memakan waktu cukup lama. Dengan berbagai macam kendala yang dihadapi itulah dikhawatirkan pengerjaan jalan tersebut tidak dapat diselesaikan tepat waktu.

Ditambahkannya, proyek yang masih belum mencapai 15 persen telah diberi teguran. Teguran diberikan sebanyak tiga kali dan jika tidak diindahkan oleh pemborong, maka akan dilakukan pemutusan kontrak atau perjanjian yang disepakati akan dibatalkan.

“Jika kontraktor dari proyek yang ada dimana pun pengerjaannya tidak mencapai 15 persen dengan limit yang cukup lama akan kita tegur,” ujarnya seraya menambahkan jika proyek yang dikerjakan dengan kesalahan yang biasa-biasa saja maka akan diberi teguran secara lisan.

Sudirman mengharapkan untuk pengerjaan jalan tembus Jagaraga-Komplek Pemkab OKU Selatan agar dapat diselesaikan tepat waktu. Hal ini dikarenakan jalan tersebut sengaja dibangun untuk dijadikan jalan alternatif jika jalan utama yang selama ini digunakan mengalami gangguan.

‘’Karena jalan yang ada sekarang ini, yakni jalan yang melintasi Desa Kisau sering terjadi longsor. Bila terjadi longsor dan lalu lintas terganggu, maka jalan alternatif yang akan digunakan,’’ jelasnya.(*)

Penulis: Syamsul Fikri (085273231111)

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: