Lanjut ke konten

Pria Bejat Perkosa Anak Tiri

23 November 2011

* Korban Sempat Diancam Akan Dibunuh

TERSANGKA Cik Ali, setelah diamankan ruang tahanan Mapolres OKU Selatan.

MASIH merasa kurang puas mendapat pelayanan dari istrinya, Cik Ali (36), warga Desa Kota Agung, Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten OKU Selatan, nekat melampiaskan nafsu birahinya dengan cara memperkosa anak tirinya sendiri hingga berulang kali.

Pemerkosaan itu sendiri kerap dilakukan pria bejat ini dikala istrinya sedang tidak di tempat. Tindak amoral yang dilancarkannya berjalan mulus karena setiap hendak menyetubuhi korban, sebut saja Bunga (13), Cik Ali terlebih dahulu mengancam akan membunuh korban. Atas ancaman itulah korban pun dengan perasaan sedih dan dengan penuh keterpaksaan selalu melayani nafsu setan bapak tirinya.

Setiap kali usai melakukan pemerkosaan, Cik Ali juga mengancam akan membunuh ibu andungnya, bila bila menceritakan aib tersebut kepada orang lain. Pemerkosaan itu sendiri berlangsung di dalam pondok kebun kopi, yang sehari-harinya menjadi tempat tinggal keluarga.

Perbuatan amoral ini juga kerap dilakukan tersangka setiap istrinya sedang bepergian dari pondak dalam kebuh kopi. Sehingga setiap berlangsungnya kejadian tak seorang pun yang mengetahui kejadian tersebut. Korban yang berkemungkinan sudah kesal terhadap ulah bapak tirinya, akhirnya menceritakan aib yang telah merenggut keperawanannya itu kepada ibu kandungnya.

Betapa kagetnya sang ibu begitu mendengar cerita dari anaknya kalau suaminya telah merenggut kesucian anak gadisnya itu. Dengan perasaan sedih bercampur sakit hati kepada suaminya yang tega merusak masa depan anaknya, sang ibu pun menceritakan aib yang dialami oleh anaknya itu kepada sanak keluarga.

Atas kesepakatan keluarga, Kamis (16/11) lalu, kasus pemerkosaan itu pun kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian resort (Polres) OKU Selatan. Polisi yang menerima laporan korban dengan cepat menindaklanjutinya. Setelah mendengarkan keterangan dari korban, tim reserse kriminal (Reskrim) Polres OKU Selatan yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Hasbullah langsung menangkap tersangka yang kebetulan masih belum melarikan diri.

‘’Setelah mendapat laporan korban kita langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka pelaku yang kebetulan belum melarikan diri,’’ ujar Kapolres OKU Selatan AKBP Muhammad Aris SH SIK melalui Kasat Reskrim AKP Hasbulah.

Menurut Hasbulah, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka diketahui bahwa pemerkosaan tersebut terjadi setelah pelaku mengancam akan membunuh korban dan keluarganya, bila tidak menuruti keinginan dari pelaku. ‘’Menurut pengakuan tersangka, pemerkosaan hanya dilakukannya sebanyak dua kali. Itupun mereka lakukan atas dasar suka sama suka,’’ jelasnya.

Tersangka Cik Ali saat diwawancarai mengaku kalau dirinya berani mengajak anak tirinya untuk melakukan hubungan suami istri karena dirinya bermaksud untuk menikahi anak tirinya yang masih dibawah umur tersebut.

‘’Kami melakukan hubungan suami istri cuma dua kali atas dasar suka sama suka dan saya tidak pernah memaksa dan mengancam akan membunuh. Nanti akan saya nikahi,’’ ungkapnya. Atas perbuatannya itu, tersangka Cik Ali terpaksa harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan menginap di hotel prodeo Polres OKU Selatan.(*)

Penulis: Syamsul Fikri (085273231111)

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: